Semilir
sepoi-sepoi angin siang hari kali ini,membawaku pada sebuah kenangan lalu yang
mungin saja terlupakan.rupanya sudah lama cerita itu ku pendam sendirian dan
saat inilah sudah waktunya tuhan datangkan.celotehku siang ini di pojokan kamar
Namaku
lisa,aku seorang mahasiswi perguruan negri tinggi ternama di kotaku.aku sedang
merasakan liburan akhir semester panjang,yang ku habiskan hanya di rumah
saja.tidak pernah ku fikirkan sebelumnya,ternyata liburanku kali ini sangat
bermanfaat.aku fikir dengan leha-leha di rumah saja sangat tidak menguntungkan
bagiku,hingga akhirnya aku memutuskan untuk menghabiskan sisa liburan ini
dengan giat menulis.entah apa saja yang aku tulis,yang jelas aku senang
mengungkapkan isi hatiku dengan tulisan,mungkin saja tulisan ini akan bisa ku
baca kembali di kemudian hari,sehingga memudahkanku untuk mengenang.ya aku
hanyalah gadis yang seperti lainnya,suka ini suka itu,mau ini mau itu,hobi ini
hobi itu dan masih banyak lagi kesamaan setaranya.begitu pula tentang masalah
cinta.hal yang biasa menurutku di kehidupan.
4
tahun yang lalu,semasa aku masih duduk di bangku sekolah menengah atas aku
sempat menyukai seorang pria yang memang baru ku kenal.pria tersebut baik tapi
mungkin kurang akrab denganku,sehingga dia terkesan cuek cuek bebek.yah pada
akhirnya rasa suka itu hanya ku pendam sebatas kakak-adik saja.karena memang
aku merasa tak punya nyali atau kelebihan apapun untuk bisa dekat dengannya.dan
yang aku yakini pula pada saat itu rasa sukaku mungkin hanya sekedar rasa
sukanya monyet-monyetan,alias cinta monyet,hahaha lucu sih memang.
Hari
kelulusanpun tiba,dan aku merasa sangat puas dengan lepasnya predikatku sebagai
pelajar yang sebentar lagi akan aku sandang predikat mahasiswa.Hah, ku hela
nafas panjang lalu ku bergegas pulang untuk menunjukan hasil 3tahun ku selama
ini kepada kedua orang tuaku.Tapi,rasa bahagiaku ternyata sampai di situ.Sebab
aku harus menelan sedihnya perpisahan pula dengan pria yang sudah lama ku sukai
itu.Ya mau tidak mau aku harus merelakan semua rasa sesak itu dan aku tetap
berdiri ke depan dengan keyakinan mungkin masih banyak pria lain di luar sana
yang akan menggantikan sosoknya.
Akupun
menyandang predikat sebagai mahasiswa dan begini rupanya rasanya jadi mahasiswa
yang terlihat super sibuk.Padahal saat aku merasakannya,tidak ada ku rasakan
super sibuknya,berbeda mungkin ya.Suatu ketika aku mengingat sosok pria
itu,pria yang pernah ku sukai semasa sekolah dulu.Ngomong-ngomong bagaimana ya
kabarnya ? dimana dia sekarang ? ah,rupanya aku rindu pada pria itu sehingga
aku beracau sendirian membuat pertanyan di kepala ku yang ku bungkus satu-satu
bak balon di atas kepala.Dan pada akhirnya karena keasyikanku di dunia maya,aku
memutuskan mencari salah satu sosial media miliknya,dan apa yang terjadi ? aku
menemukanya,namanya begitu terpampang jelas di depan mataku.Aaaaa
‘teriakku’,akupun kegirangan dan setiap harinya kerjaanku mengintip
aktifitasnya lewat dunia maya itu,bahkan untuk menyapanya pun aku tak punya
nyali.Aku menciut dan hal itu selalu aku lakukan setiap harinya sampa pada
akhirnya aku bosan.Bosan yang hanya bisa mengintip aktifitasnya tanpa menyapa.Lalu
akhirnya aku tak mengetahui lagi kabarnya setelah satu tahun berlalu pada saat
aku sering stalking dia di sosial medianya.
Pria
itu seperti hantu,menyeramkan juga membuatku penasaran.Ini sudah satu tahun
tepatnya aku tak lagi mengintipnya.Tiba-tiba aku punya sedikit nyali untuk
menyapanya hanya sekedar hay,dan ternyata aku mendapat jawaban baik.Diapun
menyapa balik hay ku itu,dan kami berbincang-bincang banyak.Lalu setelah
beberapa hari kedekatan kami,pria itupun menghilang lagi.Tidak ada kabar
jelasnya,dan disitu aku tau bahwa diapun masih menjalin hubungan dengan kekasih
lamanya.Aku menciut lagi.Pada akhirnya ku putuskan untuk menyudahi rasa penasaran
yang terus berkelanjutan ini.
Setahunpun
berlalu kembali,pada akhirnya beberapa bulan yang lalu aku punya nyali yang
cukup banyak lagi untuk meyapanya.Hay atau hallo atau apalah lainnya sapaku
kala itu,dan diapun masih sama seperti dulu,dengan sikapnya yang memang sedikit
cuek-cuek bebek.Tapi nyaliku tak menciut langsung,aku malah semakin bersemangat
mencari perhatiannya.Dan pada akhirnya yess yesss,dia meminta
kontakku.Oke,mungkin ini poin keberuntungan pertama kalinya selama 4tahun
ini.Dan segera aku berikan kontakku kepadanya.Tak lama,handphoneku berdering
rupanya itu dia.Ya bahasanya yang sedikit basa-basi menanyakan kabar yang entah
berantah,sudahlah lupakan soal itu.Jadi pada intinya saat ini entah aku merasa
sangat bahagia,dan begitu bahagia.komunikasi pun tak pernah lepas setiap
harinya,selalu saja ada hal-hal menarik lainnya yang kami perbincangkan.Entah
itu kadang garing sih ‘’kriuuukk.Komunikasi semakin intens dan kamipun semakin
dekat,ah memang ini yang ku mau,racauku dalam hati.
Sebulan
setelah kedekatan kita,diapun mengajakku bertemu kembali.Wahh,ini mimpi apa
fikirku ? mimpi siang bolong mungkin ya ? dan pada akhirnya aku mengiyakan
kemauannya.Ya itung-itung melepas rasa rindu kataku.kamipun bertemu dan
berbincang banyak hal.Berkecamuk semua rasa di hatiku kala itu,entah itu senang
bahagia atau bahkan kesal.Namanya juga orang jatuh cinta lagi hahaha.Tak sampai
disitu rupanya pertemuan itu,kamipun selalu meluangkan waktu untuk bertemu dan
terus bertemu.Sehingga kadang tak pernah terasa jauh darinya.
Lalu
setelah kedekatan kami semakin terjalin,suatu ketika tanpa terdua-duga dia
menghampiriku yang tepatnya aku berada di rumah.aku fikir siapa yang malam-malam
datang ke rumah,sebab aku memang tak mempunyaI pacar,teman pun pasti sebelumnya
menghubungiku dulu jika hendak bertamu.Dan ternyata pria itu,tak ada angin tak
ada hujan ternyata pria ini datang ke rumahku sambil membawa seikat bunga mawar
merah di genggamannya.Dan aku seketika tersentak bahkan melongo.Ahh,ternyata
ini bukan mimpi,bukan halusinasi,ini nyata terpampang di depan mata.Singkat
cerita,intinya dia menyatakan perasaannya dan menginginkanku menjadi kekasihnya
malam kala itu.Dengan muka yang mungkin merah merona atau dengan dada yang
begitu hebat berdetak serta tanganku yang kaku seakan di dalam kulkas hahaha dan
akupun tanpa fikir panjang mengiyakan setiap pernyataannya.Dan malam kala itu
aku sangat begitu bahagia,layaknya seorang putri raja.
Mungkin
inilah tuhan menjawab atas semua permintaan ku selama ini.4tahun bukan waktu
yang singkat untuk hanya sibuk sendirian memendam rasa suka yang ku anggap
sekedar cinta monyet.Malah penyatuan itu tak pernah ku bayangkan sebelumnya dan
tuhan menjawab semua pintaku kala 4tahun silam.
Rupanya
cinta tak pernah gagal,cinta tak pernah bohong dan cinta tak pernah pudar.Selama
dan sejauh apapun cinta itu terbentang dan terhalang yang namanya penyatuan
akan tetap ada walau entah kapan itu akan datang.Hanya saja tuhan selalu
merahasiakan saat yang indah,entah itu esok entah itu lusa atau entah itu
beberapa puluh tahun lagi lamanya.Yang jelas yang aku tau cinta tak pernah
gagal mempersatukan dua insan manusia yang memang tak pernah mengbohongi rasa.
Tuhan
hanya akan mengajarkan kita apa artinya sebuah perjuangan dan
penantian,sekalipun itu adalah penantian yang panjang.Tuhan akan selalu menyelipkan
sebuah harapan dalam setiap doa yang kita panjatkan,karena tuhan tidak akan
tinggal diam ketika melihat kita yang tak pernah lelah untuk berjuang.Jawaban
dalam setiap doa pun bervariasi,ada yang mungkin kenyataan karna sesuai dengan
penantian dan ada yang membutuhkan waktu sangat cepat atau mungkin bahkan waktu
yang sangat begitu panjang.Ada juga cara lain tuhan untuk menjawab
penantianku,dengan di hadirkannya sosok lain untuk menggantikan yang kita
harapkan.Karena sosok yang kita harapkan mungkin tidak pantas untuk kita
dapatkan.Sehingga nikmatilah setiap apa pemberian tuhan dari penantian yang
kita harapkan.Percayalah tidak ada yang sia-sia terutama cinta yang tidak akan
pernah gagal mendefinisikannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar